Thursday, November 12, 2009

PROMOSI KESEHATAN

Istilah promosi kesehatan sudah lama dikenal diantaranya pada upaya kesehatan menyeluruh yakni kesatuan istilah:
- Promotif
- Preventif
- Kuratif
- Rehabiltatif

Promosi kesehatan adalah upaya pemberdayaan masyarakat untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan diri dan lingkungannya.

Memberdayakan adalah upaya untuk membangun daya atau mengembangkan kemandirian yang dilakukan dengan menimbulkan kesadaran, kemampuan serta dengan mengembangkan iklim yang mendukung kemandirian.


GHS ( Gaya hidup sehat ) adalah kegiatan yang dilakukan dengan kesadaran dan membudayakan PHBS bagi diri dan keluarga serta untuk mengembangkan peran aktif dalam upaya kesehatan di masyrakat.
Visi , Misi dan Strategi PROMKES
VISI
Tumbuhnya gerakan bersih di masyarakat yang didasari untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta kepedulian untuk berperan aktif dalam upaya kesehatan menuju terwujudnya kabupaten / kota / provinsi sehat dan Indonesia sehat 2010.

Misi:
1. Mendorong tumbuhnya masyarakat Indonesia baru yang berbudaya hidup bersih dan sehat yang berperan aktif dalam upaya kesehatan di masyarakat.
2. mensosialisasikan program kesehatan pada masyarakat luas.
3. melakukan advokasi kebijakan publik yang berdampk positif pada kesehatan.

Srategi Promosi Kesehatan :
1. Advokasi
Khususnya bagi para pembuat keputusan, untuk membuat kebijakan yang minimal dapat memberikan kontribusi positif pada pengembangan perilaku dan lingkungan sehat
2. Bina Suasana
Untuk membentuk opini positif dan iklim yang mendukung bagi pengembangan perilaku / budaya hidup sehat
3. Gerakan/Pemberdayaan Masyarakat
Untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat serta mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya kesehatan

Bentuk Kegiatan :
a. Advokasi
- sasaran / mitra : Pembuat / penentu kebijakan, baik di Pusat maupun di daerah (birokrat, lembaga legislatif, politisi, dan penyandang dana)
- keluaran yang diharapkan : kebijakan yang sehat, paling tidak yang dapat mendukung pengembangan lingkungan dan perilaku sehat
- kegiatan yang dilakukan : melalui lobby, penyajian data / laporan, pertemuan intensif, orientasi, dll

b. Bina Suasana
- sasaran/mitra : pembuat opini, tokoh berpengaruh, pengelola media massa dan petugas kesehatan
- keluaran yang diharapkan : iklim kondusif dan opini positif yang mendukung pertumbuhan perilaku dan perkembangan lingkungan sehat
- kegiatan yang dilakukan : mengembangkan pesan melalui media massa, peningkatan kemitraan dengan Organisasi Kemasyarakatan / Organisasi Profesi / LSM, tokoh masyarakat / tokoh agama serta meningkatkan peran dan kepedulian petugas kesehatan sendiri.

c. Penggerakan Masyarakat :
- sasaran/mitra : masyarakat langsung, organisasi kemasyarakatan/organisasi profesi/LSM
- keluaran yang diharapkan : tumbuhnya budaya hidup bersih dan sehat serta berkembangnya peran aktif masyarakat dalam berbagai upaya kesehatan
- kegiatan yang dilakukan : melakukan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, kunjungan rumah, dll

Tujuan Promosi kesehatan :
Tersosialisasikannya program-program kesehatan, terwujudnya masyrakat Indonesia baru yang berbudaya bersih dan sehat, serta tumbuhnya gerakan hidup sehat di masyarakat, menuju tewujudnya kabupaten / kota sehat, propinsi sehat dan Indonesia Sehat 2010.

Ruang Lingkup Promosi Kesehatan :
a. Mengembangkan kebijaksanaan pembangunan berwawasan kesehatan
b. Mengembangkan jaringan kemitraan dan suasana yang mendukung
c. Memperkuat kegiatan masyarakat
d. Meningkatkan ketrampilan perorangan
e. Mengarahkan pelayanan kesehatan yang lebih memberdayakan masyarakat

Sasaran Promosi Kesehatan :
1. Perorangan / Keluarga
2. Tatanan-tatanan lain (sekolah, tempat kerja, tempat umum, sarana kesehatan, dll)
3. Organisasi Kemasyarakatan / Organisasi Profesi / LSM
4. Petugas / Program / Institusi Kesehatan
5. Lembaga Pemerintah / Lintas Sektor / Politisi / Swasta

Acuan Penyelenggaraan Promosi Kesehatan :
a. Promkes difokuskan pada tumbuhnya gerakan hidup sehat di masyarakat, yang dilakukan secara kemitraan oleh berbagai pihak, terutama oleh masyarakat sebagai unsur utama, didukung oleh pemerintah dan berbagai sektor, Organisasi kemasyarakatan / organisasi profesi/ LSM dan swasta.
b. Promkes dilakukan secara desentralisasi, sesuai keadaan, permasalahn dan budaya daerah/setempat
c. Promkes ditekankan pada upaya pemeliharaan, perlindungan dan peningkatan kesehatan dengan prioritas : KIA, status gizi, kesling, gaya hidup, JPKM dan prioritas lain

d. Promkes diselenggarakan dengan mengembangkan tatanan-tatanan sehat (keluarga, sekolah, tempat kerja, tempat umum, dan sarana kesehatan) dalam rangka mewujudkan kawasan sehat
e. Promkes dilakukan dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang, dilandasi dengan moral dan etika serta nilai-nilai kemanusiaan.

Sasaran-sasaran Spesifik dalam Promosi Kesehatan :
1. Sasaran Primer
Adalah sasaran yang mempunyai masalah yang diharapkan mau berperilaku seperti yang diharapkan dan memperoleh manfaat paling besar dari perubahan perilaku tersebut.
2. Sasaran Sekunder
Adalah individu atau kelompok yang berpengaruh atau disegani oleh sasaran primer. Sasaran ini diharapkan mampu mendukung pesan-pesan yang disampaikan kepada sasaran
3. Sasaran Tersier
Adalah para pengambil keputusan, para penyandang dana, pihak-pihak yang berpengaruh diberbagai tingkatan (pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan)

Pedoman Memilih dan Memperoduksi Materi Promosi Kesehatan
1. Apakah sesuai untuk mencapai tujuan promosi anda
2. Apakah materi tersebut paling tepat
3. Apakah konsisten dengan nilai dan pendekatan anda
4. Apakah relevan untuk orang atau sasaran anda
5. Apakah cenderung membedakan ras atau jenis kelamin
6. Apakah dimengerti
7. Apakah informasinya tepat
8. Apakah memuat iklan

Membuat Materi Display yang baik
(Poster, Diagram, Papan Display dan Pameran)
1. Singkat dan lugas
2. Tekankan hal-hal penting dengan mengubah besar huruf style atau warnanya
3. Gunakan bahasa yang dimengerti sasaran
4. Kata-kata dan gambar harus cukup besar
5. Gunakan warna yang dapat menciptakan kesinambungan
6. Perbaiki letak display
7. Gunakan letak display dengan optimal
8. Perhatikan pencahayaan

Membuat Materi Tertulis
(Lembar dan Kartu Mengajar, Leaflet dan Booklet)
1. Selalu menguji materi pada sampel konsumen
2. Perhatikan penggunaan warna, tata letak dan ukuran cetak untuk meningkatkan kejelasan
3. Gunakan bahasa yang sederhana dan pendek

Bekerja dengan Media Massa
1. Media massa sebagai saluran bagi permasalahan kesehatan
2. Menggunakan media massa untuk promosi kesehatan
3. Menghindari kesalahan
4. Menggunakan media massa secara efektif
5. Mencapai tujuan promosi kesehatan
6. Meningkatkan kesadaran pada kesehatan
7. Meningkatkan pengetahuan kesehatan
8. Memberdayaan diri sendiri dan mempengaruhi perubahan sikap, pengambilan keputusan dan perubahan perilaku
9. Mempengaruhi perubahan sosietal
10. Media massa sebagai bagian strategi keseluruhan
11. Menciptakan kesempatan




Jenis-jenis Materi-Kegunaan, Keunggulan dan Keterbatasannya

a. Leaflet, handout dan materi tertulis lainnya
kegunaan dan keunggulan
1. klien dapat menyesuaikan dan belajar mandiri
2. pengguna dapat melihat isinya pada saat santai
3. informasi dapat dibagi dengan keluarga dan teman
4. dapat memberikan detil (misalnya statistik) yang tidak mungkin bila disampaikan lisan
5. mudah dibuat, diperbanyak dan diperbaiki dan mudah disesuaikan
6. mengurangi kebutuhan mencatat
7. klien dan pengajar dapat mempelajari informasi yang rumit bersama-sama keterbatasan