Tugas PMO:
- Melihat pasien saat menelan obat anti TBC di tempat dan waktu yang telah disepakati.
- Jangan membiarkan pasien menunggu.
- Memastikan pasien minum obat sesuai dengan jadwalnya.
- Memastikan obat tersebut benar.
- Mencatat pada kartu berobat/buku pemantauan pasien setiap kali pasien menelan
obat.
- Memotivasi pasien agar tidak putus asa untuk minum obat secara teratur,
demi kesembuhannya.
- Menjelaskan kepada pasien tentang hal-hal yang berhubungan dengan TBC.
- Perhatikan bagaimana kondisi pasien dan diskusikan masalah-masalah yang muncul.
- Mewaspadai efek samping obat anti TBC.
- Mengingatkan pasien untuk memeriksa ulang dahak ke Puskesmas
- Memberi penyuluhan TBC kepada keluarga pasien.
Bagaimana Mendampingi Pasien Minum Obat?
-Siapkan semua obat anti TBC yang harus diminum pasien pada hari tersebut.
-Tuangkan segelas air untuk pasien (bila perlu, pasien dapat menelan obat TBC dengan
makanan atau bubur).
-Letakkan tablet di tangannya dan kemudian awasi pasien saat menelan obat.
-Bila pasien merasa sulit menelan obat sekaligus, biarkan pasien istirahat sejenak sebelum
menelan obat yang lain.
-Obat anti TBC untuk hari tersebut harus diminum pada saat yang bersamaan agar bisa bekerja
dengan baik.
Bagaimana jika pasien lupa minum obat?
• PMO harus cepat bertindak jika pasien lupa atau tidak menelan obatnya (meskipun hanya terlambat 1 hari).
• Segera kunjungi rumah pasien dan tanyakan masalah yang menjadi penyebab pasien tidak menelan obatnya.
• Hubungi Puskesmas dan minta bantuan mereka atas keterlambatan tersebut.
Bagaimana jika pasien akan pergi untuk beberapa lama?
• Hubungi Puskesmas dan minta saran mereka atas rencana kepergian pasien.
• Sediakan obat yang cukup kepada pasien untuk waktu disesuaikan dengan saran dari puskesmas.
Bagaimana jika PMO akan pergi untuk beberapa lama?
• Bicarakan dengan pasien untuk mencari pengganti PMO
yang bisa mendampinginya selama Anda pergi.