1. Mineral Makro
a. Kalsium (Ca)
Fungsi kalsium :
Kalsium berfungsi membentuk dan memberikan kekuatan pada tulang dan gigi.
Mengatur pembekuan darah.
Katalisator reaksi – reaksi biologik.
Kontraksi otot.
Menningkatkn fungsi transport membran sel, kemungkinan bertindak sebagai stabilisator membran dan transmisi ion melalui membran organel sel.
Sumber Kalsium :
Terdapat pada : Susu, Keju, Ikan, Udang, tahu, Tempe, sayuran hijuan dan Kacang-kacangan.
Akibat kekurangan Kalsium :
• Gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh, disebut juga ricketsia atau rachitis;
• Tetani atau kejang otot, misalnya pada kaki.
Akibat kelebihan:
• Dapat menimbulkan batu ginjal atau gangguan ginjal.
• Menyebabkan konstipasi ( susah buang air besar )
b. Natrium ( Na )
Fungsi natrium:
• Sebagai kation utama dalam cairan ekstraseluler.
• Natrium menjaga keseimbangan cairan dalam kompartemen tersebut.
• Natrium yang sebagaian besar mengatur tekanan osmosis yang menjaga cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel.
• Natrium menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh dengan mengimbangi zat – zat yang membentuk asam basa.
Sumber:
Garam dapur, monosodium glutamat ( MSG ), kecap dan makanan yang diawetkan dengan garam dapur.
Akibat kekurangan:
Kekurngan natrium menyebabkan kejang, apatis, dan kehilangan nafsu makan.
Akibat kelebihan :
Kelebihan natrium dapat menimbulkan keracunan yang dalam keadaan akut dapat menyebabkan edema dan hypertensi.
c. Phospor (P)
Manfaat Phospor (P) :
• Klasifikasi tulang dan gigi, absorpsi dan mengangkut zat gizi.
• Mengatur keseimbangan asam basa serta proses lain dalam tubuh.
• Asorbsi dan transportasi zat gizi.
Akibat kekurangan Phospor (P) ;
• Jarang terjadi;
• Namun jika kekurangan Phospor dapat menyebabkan kerusakan pada tulang, dengan gejala rasa lelah dan kurang nafsu makan.
Sumber Phospor:
• Terdapat pada Daging, Ayam, Ikan, Telur, Susu, dan Kacang-kacangan.
d. Magnesium.
Manfaat Magnesium;
• Sebagai bagian lebih dari 300 enzim yang berperan dalam metabolisme zat gizi di dalam tubuh.
• Membantu pada transmisi syaraf, pembekuan darah, relaksasi otot dan mencegah kerusakan gigi.
Akibat kekurangan Magnesium;
• Jarang terjadi;
• Terjadi pada komplikasi penyakit yang menyebabkan gangguan absorpsi
Sumber Magnesium:
• Terdapat pada Sayuran Hijau, Daging, Kacang-kacangan, dan Susu.
e. Sulfur
Manfaat Sulfur (S):
• Sebagai bagian zat-zat gizi penting seperti vitamin, asam amino, enzim dan koenzim untuk berbagai proses dalam tubuh.
Akibat kekurangan Sulfur (S);
• Jarang terjadi;
Sumber Sulfur adalah makanan sumber protein.
f. Sodium
Manfaat Sodium atau Natrium (Na)
• Menjaga keseimbangan cairan, asam basa, transmisi syaraf, kontraksi otot, dll;
Sumber Na adalah garam dapur, MSG kecap, makanan yang diawetkan dengan garam dapur
Akibat kekurangan Sodium;
• Menyebabkan kejang, apatis dan kehilangan nafsu makan. Dapat terjadi pada kondisi diare, muntah, keringat yang berlebihan;
• Kelebihan : dapat menyebabkan terjadinya edema dan hipertensi
g. Kalium (K)
Manfaat Kalium (K);
• Kalium bersama Na adalah dalam pemeliharaan keseimbangan cairan dan elektrolit, asam basa, transmisi syaraf, dan relaksasi otot.
Kekurangan Kalium;
• Jarang terjadi
• Kekurangan terjadi jika diare kronis, muntah pada penggunaan obat pencahar, deuretik
Sumber Kalium (K)
• terdapat pada makanan mentah atau segar, terutama sayur-sayuran, buah, dan kacang-kacangan.
2. Mineral Mikro
a. Besi ( Fe )
Fungsi :
• Sebagai metabolisme energi.
• Mempengaruhi kemampuan belajar.
• Sistem kekebalan.
• Pelarut obat – obatan.
Sumber makanan yang mengandung besi :
Sumber hewani yaitu daging, ayam, telur dan ikan
Sumber nabati yaitu serealia tumbuk, kacang – kacangan, sayuran hijau, dan beberapa jenis buah.
Akibat kekurangan :
Defisiensi besi terutaman menyerang golongan yang rentanseperti anak – anak, remaja, ibu hamil dan menyusui serta pekerja berpenghasilan rentan. Namun sejak 25 tahun terakhir banyak bukti bahwa defisiensi besi berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia seperti kemampuan belajar dan produktivitas kerja.
Akibat kelebihan :
Kelebihan besi jarang terjadi pada makanan, tetapi dapat disebabkan oleh suplemen besi. Gejalanya adalah rasa nek, muntah, diare, denyut jantung meningkat, sakit kepala, mengigau, dan pingsan.
b. Seng ( Zn )
Fungsi seng :
• Seng memegang peranan esensial dalam banyak fungsi tubuh. Seng berperan dalam berbagai aspek metabolisme, seperti reaksi – reaksi yang berkaitan dengan sintesis dan degradasi karbohidrat, protein, lipida dan asam nukleat.
• Seng juga beperan dalam pengembangan fungsi reproduksi laki – laki dan pembentukan sperma.
• Seng berperan dalam fungsi kekebalan, yaitu dalam fungsi sel T dan dalam pembentukan antibodi oleh sel B.
Sumber seng :
Sumber paling baik adalah protein hewani terutama daging, hati, kerang, dan telur. Serealia tumbuk dan kacang – kacangan juga baik namun mempunyai ketersediaan biologik yang rendah.
Akibat kekurangan :
Biasa terjadi pada golongan rentan yaitu anak – anak, ibu hamil dan menyusui serta orang tua. Tanda – tanda kekurnagan seng adalah gangguan pertumbuhan dan kematangan seksual.
Akibat kelebihan :
Kelebihan seng hingga tiga kali AKG menurunkan absorbsi tembaga.
c. Iodium ( I )
Fungsi iodium:
Iodium merupakan bagian integral dari kedua macam hormon yang tiroksin triiodotironin ( T3 ) dan tetraiodotironin ( T4 ).
Sumber iodium:
Laut merupakan sumber iodium. Oleh karena itu makanan laut berupa ikan, udang, dan kerang serta ganggang laut merupakan sumber iodium yang baik.
Akibat kekekurangan :
Pada kekurangan iodium, konsentrasi hormon tiroid menurun dan hormon perangsang-tiroid / TSH meningkat agar kelenjar tiroid mampu menyerap lebih banyak iodium. Bila kekurangan berlanjut akan menyebabkan gondok, kretinisme dan IQ rendah.
Akibat kelebihan :
Menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid,
d. Tembaga ( Cu )
Fungsi tembaga :
• Fungsi utama tembaga di dalam tubuh adalah sebagai bagian dari enzim.
• Tembaga meemgang peranan dalam mencegah anemia dengan cara membantu absorbsi besi, merangsang sintesis hemoglobin, dan melepas simpanan besi dari feritenin dalam hati.
Sumber tembaga :
Sumber utama adalah tiram, kerang, hati, ginjal, kacang – kacangan, unggas, biji – bijian, serealia dan cokelat.
Akibat kekurangan tembaga :
Jarang terjadi kekurangan tembaga.
Akibat kelebihan :
Kelebihan tembaga secara kronis menyebabkan penumpukan tembaga didalam hati yang dapat menyebabkan nekrosis hati atau serosis hati.
e. Mangan ( Mn )
Fungsi mangan :
Mangan tampaknya berperan dalam kofaktor berbagai enzim yang membantu bermacam proses metabolisme.
Sumber :
Mangan banyak terdapat pada makanan nabati.
Akibat kekurangan :
Kekurangan mangan belum pernah dilihat pada manusia.
Akibat kelebihan :
Keracunan karena kelebihan mangan dapat terjadi bila lingkungan terkontaminasi oleh mangan.
f. Krom ( Cr )
Fungsi krom:
• Krom dibutuhkan dalam metabolisme karbohidrat dan lipida.
• Krom bekerja sama dengan insulin dalam memudahkan masuknya glukosa ke dalam sel – sel, dengan demikian dalam pelepasan energi.
Sumber :
Sumber makanan krom terbaik adalah makanan nabati.
Akibat kekurangan :
Belum ditemukan
Akibat kelebihan :
Belum ditemukan
g. Selenium ( Se )
Fungsi selenium :
• Selenium bekerja sama dengan vitamin E dalam peranannya sebagai antioksidan.
• Selenium dan vitamin E melindungi membran dari kerusakan oksidatif, membantu reaksi oksigen dan hidrogen pada akhir rantai metabolisme.
Sumber :
Sumber selenium adalah makanan laut, hati, ginjal, daging, unggas, serealia, biji – bijian, dan kacang – kacangan.
Akibat kekurangan :
Kekurangan selenium karena makanan belum banyak diketahui. Namun para ahli cina melaporkan hubungan antara kekurangan selenium tubuh dengan penyakit kesban.
Akibat kelebihan :
Menyebabkan muntah, diare, rambut dan kuku rontok serta luka pada kulit dan sistem saraf.
h. Flour ( F )
Fungsi flour:
Flour dianggap zat gizi esensial karena peranannya dalam mineralisasi tulang dan pengerasan email gigi.
Sumber:
Sumber utama adalah air minum
Akibat kekurangan :
Kerusakan gigi dan keropos tulang pada orang tua.
Akibat kelebihan :
Menyebabkan keracunan.
i. Kobalt ( Co )
Fungsi kobalt:
• Kobal merupakan komponen vitamin B12 yang diperlukan untuk mematangkan sel darah merah dan menormalkan fungsi semua sel.
• Kobal juga memungkinkan berperan dalam fungsi beberapa enzim
Sumber :
Hati, ginjal, daging.